Home - About - Sitemap - Contact - Link

MENGAPA KETURUNAN CINA HARUS KAYA

Saya tertarik dengan salah satu tulisan alumni IKA UMM ini, beliau alumni teknik mesin tahun 93 dan ini ditulis dengan latar belakang pengalaman pribadi. Ada pesan yang ingin disampaikan dalam artikel ini yaitu nasionalisme kebangsaan dan energi yang melesat dalam diri saat merasa terdesak baik dari segi pribadi maupun kelompok.

Mengapa Keturunan Cina Harus Kaya 
Ditulis Oleh : Abdul Malik

Kopi panas mengepul aromanya khas pasar rubuh....kental dan berbuih bagai sarang sepat kata orang Betawi.

Sambil menikmati kue keranjang kiriman dari sahabat di Semarang. Teringat percakapan saya dengan teman asal Kalimantan Barat yang merantau ke Jakarta...sekarang sudah menjadi pengusaha sukses.

Saya manggilnya koh Anto, beberapa tahun lalu kami jalan bareng cari cari proyek. 
Pertanyaan saya ke Koh Anto ,"mengapa orang Cina kaya kaya....?"

Hehehehe ...terpaksa Bang jawab Koh Anto
Loh kok terpaksa...jawab saya penasaran...

Gini loh bang, kami ini warga keturunan walaupun sudah turun temurun menjadi warga negara bangsa ini di tingkat bawah kami masih sering mendapat hambatan ...makanya kami harus kaya

Dialog ini terjadi saat orde baru masih berkuasa

Contoh katanya :

1. Di daerah daerah tertentu seperti Jakarta ini, anak anak kami belum tentu bisa masuk sekolah negeri, kami harus menyekolahkan di sekokah swasta yang tentunya biayanya lebih mahal.
2. Kami tidak bisa menjadi Pegawai di intansi intansi pemerintah, makanya kami harus jadi pengusaha
3. Kami tidak bebas naik ankutan umum, makanya kami harus punya mobil.
4. Satu satunya nama pemberian orang tua , harus di ganti itu pun tidak gratis proses pengesahan pengadilan biayanya tidak sedikit
5. Setiap kami urus administrasi ke intansi biasanya kami dikenakan biaya lebih mahal

Semua hambatan dan dikriminasi yang kami terima kami jalani saja menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi pebisnis sukses.

Kami kaya saja terkadang masih susah menembus sesuatu di negeri ini apalagi kami susah hehehe

Kami rela makan bubur tiap hari demi mempunyai rumah di perumahan, punya mobil, menyekolahkan anak di sekolah dan perguruan tinggi swasta.


Kami khawatir anak anak kami mendapat bully.

Orang lain memandang kami selalu dengan uang dan berbiaya tinggi, padahal kami kerja keras setengah mati.

Kami menerima keadaan ini apa adanya, mo protes ama siapa, lagi pula siapa yang mau mendengar suara kami....kecuali diantara kami saling membantu...

Kami cinta NKRI, NKRI negeri kami....gumamnya saat itu...

Alhamdulillah setelah reformasi kami kesadaran berbangsa kita semakin tinggi, ada yang jadi menteri, gubernur, Walikota, bupati ,anggota Dewan dan PNS.

Saat kita terdesak adrenalin kita melesat bergerak untuk sukses...karena keadaan untuk kita tetap eksis....


Refleksi Imlek sebuah catatan ringan (Jan 2020)

1 Response to "MENGAPA KETURUNAN CINA HARUS KAYA "

Entri Populer

Berita Terbaru

GEBRAKAN AGENDA BIDANG IKA UMM KEPRI DI BULAN OKTOBER 2020

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel